Ditulis pada Juni 15, 2008 oleh estileoni74
luka yang aku rasakan sekarang ini Tuhan…. perlahan lahan aku coba untuk bisa menghilangkan, namun apa daya semuanya sudah tidak ada artinya sama sekali…. aku semakin hari semakin merasakan kesakitan yang sangat luar biasa sekali.
terlalu dalam Tuhan… aku menyimpan semuanya ini, namun apa yang aku dapatkan? pesakitan yang sangat luar biasa sekali… sudah banyak yang [...]
DIarsipkan di bawah: sampai kapan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Juni 13, 2008 oleh estileoni74
merasakan hidup yang semakin hari semakin menyiksa hati, kalau mungkin air mata ini ada batasnya… mungkin ini sudah menjadi batas yang akhir setelah aku mengalami berbagai macam perjalanan panjang.
hancur hati ini… seakan meraih cita yang tergantung2… tanpa dapat aku gapai dan raih dengan mudahnya, semuanya yang kualami mengalami pesakitan yang sangat luar biasa sekali…. tak [...]
DIarsipkan di bawah: sampai kapan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Juni 11, 2008 oleh estileoni74
semakin hari aku semakin merasakan sakit yang sangat mendalam… kapan aku bisa melepaskan sakit ini? semakin hari aku takut untuk menjalani hidup ini… aku takut sakit hati…
DIarsipkan di bawah: sampai kapan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Juni 10, 2008 oleh estileoni74
pilihan tersulit adalah memutuskan hubungan dengan orang yang kita cintai….
DIarsipkan di bawah: sampai kapan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Juni 10, 2008 oleh estileoni74
berulang kali aku berusaha untuk menahannya, namun sakit yang kurasakan semakin lama semakin menusuk hatiku…. aku terdiam dan aku tidak bisa melawannya…. kemanakah akan aku cari kedamaian? dimanakah akan aku cari kesenangan? yang dimana bisa membuat aku melupakan akan sakit hatiku selama ini…
sanggupkah aku bertahan terus YaTuhan….. mungkinkah aku bisa melewatinya dengan damai suka cita [...]
DIarsipkan di bawah: sampai kapan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Februari 2, 2008 oleh estileoni74
Kenapa kau Uji aku begitu berat Tuhan….. Tak sanggup saya menghadapi ini semua terus menerus…..
Pada saat jauh seperti ini, ingin rasanya aku didekat dia… dipeluk… dibelai…. disayang dan semuanya… namun tak mungkin, karena kini engkau begitu jauh disana… tak dapat aku raih dirimu, karena dirimu tlah bersama Dia…. Bahkan bayanganmupun tak dapat kugapai dengan erat. [...]
DIarsipkan di bawah: sampai kapan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Nopember 30, 2007 oleh estileoni74
Hal yang sangat menyakitkan dalam kehidupan ini adalah pada saat kita kehilangan. Ntah dalam bentuk perpisahan atau kematian. Bagaimana kita membutuhkan waktu untuk bisa menetralisir semua perasaan yang sudah mengakar dihati kita, bagaimana kita mengumpulkan kepingan2 hati yang pecah dan menyakitkan. Dan bagaimana kita menghadapi sebuah kehidupan baru tanpa adanya kebiasaan yang kita lakukan bersama [...]
DIarsipkan di bawah: sampai kapan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Nopember 28, 2007 oleh estileoni74
malam itu, gerimis datang… aku berjalan dengan beban yang begitu banyak sekali… kulihat tampak seorang berwajah sendu, marah, emosi duduk menahan segala perasaan yang menggelora didalam hatinya….
malam itu, pedih rasanya jika mengingatnya… karena begitu menyakitkan sekali…. hampa sekali rasanya perjalanan yang akan dilalui, karena begitu berat sekali cobaan yang telah menghadang kami waktu itu…
malam itu, [...]
DIarsipkan di bawah: sampai kapan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Nopember 28, 2007 oleh estileoni74
cobaan yang datang padaku saat ini kian menyesakkan dada, rasanya tak sanggup kaki ini berdiri, tak mampu mata ini untuk terpejam, dan tak bisa tenang detak jantungku yang kian kencang mengikuti irama sakit hatiku menerima cobaan ini. Meskipun kusadar bahwa cobaan ini datangnya dari Tuhan, namun aku merasa bahwa aku sudah pada satu titik yang [...]
DIarsipkan di bawah: sampai kapan | Tidak ada komentar »
Ditulis pada Nopember 25, 2007 oleh estileoni74
Aku bisa melalui segenap resah didalam hatiku ini? Berkali kali aku terjatuh dalam sakit yang sangat, namun berkali kali pula hati ini mampu untuk menerimanya. Hati kecilku senantiasa berperang pada perasaan tega dan iba, keduanya tak mampu aku hindarkan sehingga sering membuatku terjebak dalam kekecewaan…
sampai kapan?
DIarsipkan di bawah: sampai kapan | 1 Komentar »